Bab 106

"Kamu marah?" Dengan tarikan napas tajam, mata Ethan menatap dadanya yang masih dalam proses penyembuhan.

Setiap tembakan tepat sasaran. Lima peluru yang aku tembakkan menancap padanya, tapi bukannya tetap tertanam, peluru-peluru itu jatuh ke tanah seolah tubuhnya menolaknya. Luka-luka di dada Etha...

Masuk dan lanjutkan membaca