Bonus Bab 2

Dua Tahun Kemudian

Dia terbangun, membuka mata biru gelap yang indah itu dan menatapku dengan kantuk.

"Li!"

Aku suka cara dia menyebut namaku. Seperti sesuatu yang sakral. Bisikan lembut dan senyuman. Hasrat dan cinta yang terjalin seperti sulur.

"Hai, malaikat," bisikku, menyentuh pipinya dengan...

Masuk dan lanjutkan membaca