Bonus Bab 4

Mata besarnya yang bening menatapku seketika—melebar, ketakutan.

Di belakangku, Lily tak mengeluarkan suara apa pun. Tidak sampai perempuan mungil itu menoleh ke arahnya, begitu ngeri sampai nyaris membuat dadaku remuk. “Lil?”

Lily melangkah maju, mendekati pintu. Lalu kudengar suaranya, lembut.

...

Masuk dan lanjutkan membaca