Bab Empat Belas

Aku menatapnya dengan bodoh sambil memegang kalung itu.

“Kenapa kamu diam saja?” tanya Nydia.

“Aku... aku sangat menyesal. Aku pasti... pasti... tersesat dalam...” aku tergagap. Aku tahu dari pengalaman bahwa tidak ada gunanya mengatakan bahwa dia yang menyuruhku mencari kalung itu. Jika dia seper...

Masuk dan lanjutkan membaca