Bab 455

“Coba…”

Satu kata itu saja sudah terasa besar kalau keluar dari mulut Lumia.

“Lo cuma pengin ngajak lari sore nanti,” simpulku.

“Kita bakal lari, mau lo ngasih izin atau enggak,” balasnya.

Aku ketawa kikuk, dan Nathan melirikku. “Itu ancaman?”

“Janji.”

Nathan memiringkan kepala, seolah berusah...

Masuk dan lanjutkan membaca