Bab 472

Trinity mencengkeram lenganku. “Tolong bilang aku nggak halu.”

“Bukan,” hembusku, masih berusaha mencerna apa yang kulihat. Aku cuma bisa terpaku ketika cowok yang terlalu kukenal berjalan santai ke depan kelas.

Itu benar-benar dia.

Jelas.

Dan saat dia tersenyum pada Professor Jill, aku akhirnya...

Masuk dan lanjutkan membaca