Bab [134] Pendekar Pencak Silat

Tatapan Bagas Pratama berubah menjadi liar saat menatap Luna Wicaksono. "Karena kamu sudah menyerahkan diri, aku tidak keberatan kalau kita bermain bertiga sekaligus." Ia melambaikan tangan, memberi isyarat agar para tukang pukulnya mengepung gadis itu. Meskipun nada bicara Luna Wicaksono terdengar...

Masuk dan lanjutkan membaca