Bab [57] Menjebak

Setelah menunggu beberapa saat lagi, ketika toko mulai sepi, Maya Wijaya dan teman-temannya akhirnya mendapat tempat duduk.

Dengan geram, Maya Wijaya menusuk-nusuk dessert di hadapannya, membayangkan kue kelinci itu sebagai wajah Luna Wicaksono hingga tidak berbentuk, seolah melampiaskan kekesalann...

Masuk dan lanjutkan membaca