Pemulihan

Saat Vanessa membuka pintu rumahnya, dia langsung merengkuhku erat—erat sekali sampai rasanya nyaris menghimpit napas.

“Aku bersyukur kamu nggak apa-apa,” katanya. Matanya berkilat, campur aduk antara cemas dan lega. “Kamu tinggal di sini selama kamu butuh, ya.”

Rumah Vanessa terasa seperti tempat...

Masuk dan lanjutkan membaca