Bab 43 - Putaran Kedua

Hidungku mencium aroma darah, dan aku mengernyitkan hidung dengan jijik. Aku tidak ingin berada di penjara bawah tanah sekarang, terutama setelah malam tadi.

Pikiranku melayang saat aku melihat Hugo menyiksa dua orang itu—teriakan mereka memudar di latar belakang dan digantikan oleh suara Amaia mema...

Masuk dan lanjutkan membaca