Bab 22 Dibingkai Lagi

Keesokan harinya, Alya terbangun dengan perasaan pening. Hal pertama yang ia sadari adalah pergelangan tangannya digenggam erat oleh seseorang. Ia mengerjapkan mata, mencoba mengusir kabut yang terasa seperti mimpi, dan merasakan pipinya seketika memanas.

Rangga, yang merasakan gerakannya, membuka ...

Masuk dan lanjutkan membaca