Bab 407: Kembali

"Kieran, aku..." Suara Fenita terdengar sedikit gemetar di ujung telepon.

"Datang saja ke bandara besok."

"Oke, siap! Makasih ya, Kieran!"

Begitu sambungan telepon terputus, Fenita nyaris melompat kegirangan.

Kieran setuju. Akhirnya, dia bisa menanggalkan topeng manusia biasa ini dan menghadapi...

Masuk dan lanjutkan membaca