Bab 419:Mabuk

Hati Rangga melunak saat tangannya terulur menyentuh pipi wanita itu. "Kenapa kamu minum banyak sekali? Jangan begini lagi, ya."

Alya tersenyum tipis. "Ibu terus memaksaku minum. Aku nggak enak menolaknya." Suaranya terdengar lembut, membawa nada manja yang memikat.

Melihatnya seperti ini, dada Ra...

Masuk dan lanjutkan membaca