Bab 448 Cangkang Tujuh Warna

"Ayo, coba satu suap lagi!" Alya menyadari lamunan Bima dan menyenggol lengannya pelan, menarik pria itu kembali ke masa kini.

"Makasih," jawab Bima, menerima suapan itu sambil tersenyum.

"Harusnya aku yang berterima kasih buat semua yang kamu lakuin," bisiknya, menatap Alya dengan sorot mata hang...

Masuk dan lanjutkan membaca