Bab [110] Penculikan

Maya Wijaya meronta sekuat tenaga, sepasang tungkai putihnya yang jenjang bergerak-gerak di hadapan pria itu, seolah sengaja memancing simpul saraf dan kewarasannya.

Tubuh pria itu sudah panas membara sejak tadi, dan kini ia tak kuasa lagi menahan hasrat yang meledak-ledak di dasar hatinya.

Satu t...

Masuk dan lanjutkan membaca