Bab [131] Kebenaran, Masa Lalu yang Memalukan

Maya Wijaya menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa, tertawa kecil menertawakan dirinya sendiri. "Arya Hakim, aku sudah merelakan kejadian masa lalu itu... Tidak ada gunanya kamu mengejar kebenaran sekarang."

Arya Hakim menarik napas panjang. "Aku hanya ingin tahu kebenarannya."

Maya Wijaya meliri...

Masuk dan lanjutkan membaca