Bab [147] Memukuli Yoan Wibowo dengan Marah

Wajah Maya Wijaya berubah keruh seketika. Ia mengepalkan tangannya erat-erat, berusaha keras menjaga ketenangannya agar tidak runtuh. Ia menarik napas dalam-dalam lalu berkata, "Yoan Wibowo, tutup mulutmu!"

Namun, Yoan Wibowo justru semakin gencar melontarkan sindiran pedasnya. "Kenapa? Apa ucapank...

Masuk dan lanjutkan membaca