Bab [154] Identitas Sebenarnya Diana Lukman

Maya Wijaya segera menghambur ke arahnya. Tatapannya terpaku pada kaki Arya Hakim yang terluka, matanya sarat dengan kekhawatiran dan kepedihan. "Bagaimana keadaanmu? Kakinya masih sakit sekali?"

Melihat kecemasan yang terpancar dari wajah Maya Wijaya, hati Arya Hakim menghangat. Ia menggeleng pela...

Masuk dan lanjutkan membaca