Bab [158] Penuh dengan Banyak Kejanggalan

Akhirnya, Raymond Sanjaya mengangkat telepon itu, wajahnya seketika berubah keruh dan tegang. "Di Rumah Sakit Umum Daerah..."

Setelah sambungan terputus, Zainal Wibowo dengan panik mendesaknya untuk memacu mobil lebih cepat. Sorot matanya memancarkan kekejaman dan tekad yang nekat.

Ia tahu, waktu ...

Masuk dan lanjutkan membaca