Bab [89] Memprovokasi Aktif

Maya Wijaya bergumam pelan, namun hatinya tetap waspada. Cara-cara mengambil hati seperti ini sudah sering dia temui. Meski begitu, dia tetap meminumnya sedikit sebagai bentuk sopan santun.

“Kak Maya, menurutmu Diana Lukman itu kerabatnya Pak Hakim, ya? Gosipnya lagi kencang, lho!” tanya Sari Wi...

Masuk dan lanjutkan membaca