Bab [15] Tidak Berpisah

Kilatan keterkejutan melintas di mata Ardi Kusuma, membuatnya terdiam.

Sejak kecil, Gilang Kusuma memang anak yang pendiam. Dia selalu dingin dan tak banyak bicara pada siapa pun di rumah, bahkan dengan ayahnya sendiri.

Tapi sekarang, demi wanita ini, putranya itu datang memohon padanya.

"Jangan ...

Masuk dan lanjutkan membaca