Bab [35] Marah Besar

“Sialan! Sialan! Luna Santosa ini benar-benar makin susah diatur!”

Stefani Maharani tidak menyangka bukan hanya dibantah, tetapi teleponnya juga langsung ditutup. Suara sambungan terputus itu terdengar begitu menusuk di telinganya.

Bagi Stefani, suara itu seperti rentetan tawa yang mengejeknya.

S...

Masuk dan lanjutkan membaca