Bab [54] Lumpuhkan Tangannya

Begitu mendapatkan ide, Tjiong Santosa segera bergegas kembali untuk mengurus semua tindak lanjut yang diperlukan.

Stefani Maharani tidak mau ikut campur, apalagi harus berjaga di rumah sakit untuk menemani seorang nenek tua yang bau lumpur dan seorang Luna Santosa yang keras kepala. Tanpa pikir pa...

Masuk dan lanjutkan membaca