Bab [92] Masuk Rumah Sakit

Dia pikir dengan membeberkan identitasnya, jalannya akan mulus tanpa hambatan. Ternyata, resepsionis perempuan itu menghadangnya, tidak bergeming sedikit pun.

“Mohon maaf, Pak. Tanpa janji temu, Bapak tidak bisa bertemu dengan Pak Kusuma.”

Mendengar itu, Sita Santosa tidak bisa menahan diri untuk ...

Masuk dan lanjutkan membaca