121. Pangeran yang Hilang

Rambutnya seolah makin terang, sementara matanya justru makin gelap ketika ia menatap kami satu per satu. Seketika aku merasakan sosok di dalam diriku—serigala itu—langsung melunak dan menunduk padanya. Tapi bukan karena takut. Rasanya malah seperti ia senang, seperti rela meletakkan kesetiaan dan k...

Masuk dan lanjutkan membaca