Bab 130

ISABELLA

Aku terjatuh ke depan, terbatuk-batuk, mata terpejam, air liur menetes dari sudut bibirku. Terengah-engah seperti terlahir kembali. Seperti dia baru saja menyeretku ke tepi kematian dan mengembalikanku pada diriku sendiri.

Dadaku terasa sakit. Kepalaku berdenyut.

Tapi Tuhan, aku basah kuyu...

Masuk dan lanjutkan membaca