Bab 140

ISABELLA

Apa-apaan ini!

Hampir saja aku mengatakannya dengan suara keras. Kata-kata itu naik ke tenggorokanku seperti refleks—tajam dan marah.

Aku tidak bisa menerima ini.

Tapi kemudian—secepat kilat—sebuah pikiran menghantamku. Cepat. Tanpa ampun.

Bagaimana jika kontraknya gagal?

Bagaimana ...

Masuk dan lanjutkan membaca