Bab 18

Citra duduk di kursi penumpang, memandangi sosok Feri yang kian mengecil di kaca spion. Baru setelah mobil berbelok di tikungan dan pria itu lenyap dari pandangan, ia meregangkan tubuhnya, akhirnya bisa bernapas lega. "Aku lapar banget. Cari makan dulu, yuk."

"Oke," jawab Tari cepat, meski wajahnya...

Masuk dan lanjutkan membaca