Bab 20

“Kamu! Kamu ngatain aku lagi!”

Serena melonjak berdiri, wajahnya merah padam, amarah menyala-nyala sampai rasanya hampir meledak gara-gara Charlotte.

Seumur hidup, dia nggak pernah membayangkan Charlotte—yang di semua catatan selalu digambarkan pendiam dan nrimo—bisa setajam ini mulutnya, sekeras ...

Masuk dan lanjutkan membaca