Bab 202

Citra baru saja berbalik hendak pergi ketika suara Fajar memanggil, “Tunggu.”

Langkahnya tertahan. Ia menoleh, menatap Fajar dengan sorot waspada.

Fajar mendekat, merogoh saku, lalu mengeluarkan sebuah kartu dan menyodorkannya. “Nih, ambil. PIN-nya tanggal lahir kamu. Pakai buat apa pun yang kamu ...

Masuk dan lanjutkan membaca