Bab 220

“Siap.”

Rangga nggak nanya macam-macam. Dia cuma menggerutu pelan, lalu membalik badan buat lanjut tidur.

Alya menata napasnya, menggenggam ponsel kuat-kuat, lalu menyelinap turun ke lantai bawah. Dia menjaga jarak dari Rangga sebelum akhirnya menekan nomor itu.

Teleponnya langsung diangkat. Suar...

Masuk dan lanjutkan membaca