Bab 247

Frederick nggak benar-benar paham kenapa Citra mendadak murung, tapi ia tetap sigap menuangkan segelas air hangat untuknya.

“Hei, kalau kamu pengin banget makan di sini, kita balik lagi aja habis kamu selesai haid.”

Citra memaksakan senyum. “Iya… aku tungguin kamu.”

Interaksi mereka jelas canggun...

Masuk dan lanjutkan membaca