Bab 288

Meski seribu pikiran berkejaran di kepalanya, Rangga tetap meraih ponselnya tanpa menunda.

“Halo, Citra?” suara Rangga serak.

Suara Citra terdengar kecil dan ragu, “Aku kebangun nggak, ya? Aku takut petir. Bisa temenin aku di telepon? Nggak usah ngomong juga nggak apa-apa, aku cuma pengin tahu kam...

Masuk dan lanjutkan membaca