Bab 328

Waktu seolah merangkak lambat, setiap detiknya terasa bagaikan keabadian yang menyiksa.

Jemari Citra saling meremas erat, kuku-kukunya menancap dalam ke telapak tangannya sendiri, namun rasa sakit itu sama sekali tak terasa olehnya.

Matanya terpaku pada pintu ruang operasi, menanti dengan harap-h...

Masuk dan lanjutkan membaca