Bab 38

Anya melirik Jaka, pandangannya bolak-balik antara pria itu dan Caca.

Nggak butuh waktu lama buatnya menangkap perasaan Jaka pada Caca.

Di saat yang sama, Anya juga kepikiran soal Faris.

Anya menahan senyumnya tetap rapi lalu berkata dengan nada sopan, “Nenek senang Caca punya teman seperti kamu....

Masuk dan lanjutkan membaca