Bab 435

Begitu pintu menutup rapat, Laras menjatuhkan buah yang tadi ia pegang sampai menggelinding ke lantai. Wajahnya mendadak kosong. Hangat dan lembut yang biasanya berpendar di matanya lenyap, berganti tatapan jauh, dingin, seperti lepas dari apa pun.

Ia menjatuhkan diri ke sofa, lama tak bergerak, sa...

Masuk dan lanjutkan membaca