Bab 184

"Damar, Eko, diam dulu. Bos nelpon nih. Jangan-jangan ada kerjaan baru, biar gue angkat."

Damar dan Eko, yang kesadarannya sudah mulai timbul-tenggelam karena pengaruh alkohol, hanya mengangguk pasrah.

Rian mengangkat telepon itu. "Halo, Pak? Tumben Bapak nelpon malam-malam begini, ada perintah a...

Masuk dan lanjutkan membaca