Bab 212

Mata Clara berbinar-binar, seolah-olah dia sudah melihat tumpukan emas menggunung tepat di depan hidungnya.

"Zoya, gue tahu lo lagi sibuk setengah mati ngurusin desain perhiasan ini, tapi gue juga tahu lo pasti bisa nyelipin waktu sedikit buat ngerancang satu gaun. Ayolah, terima aja. Nggak bakal ...

Masuk dan lanjutkan membaca