Bab 28: Mandi Air Panas

"Ya, ke kamarku." Hendra memperhatikan mata Zoya yang bergerak gelisah ke sana kemari, membuatnya tak tahan untuk menyunggingkan senyum tipis.

Saat itu juga, Zoya merasa nasibnya sudah tidak bisa ditawar lagi, pasrah seperti ikan di atas talenan.

"Ini tidak benar, Pak. Saya sedang demam. Bagaimana...

Masuk dan lanjutkan membaca