Bab 549

Sepanjang perjalanan menuju restoran, wajah Kirana tampak murung. Bahunya merosot, seolah beban berat sedang menindihnya.

Zoya merangkul pundak Kirana dengan hangat. "Jangan biarkan orang-orang seperti itu merusak harimu, Ki. Mas Juna memilih kamu karena kamu memang luar biasa."

Selin menimpali d...

Masuk dan lanjutkan membaca