Bab [128] Ibu

Mungkin karena maki-makian Sari Wijaya tadi pagi cukup ampuh, menjelang tengah hari ponselnya akhirnya berdering. Arya Pradana menelepon balik, suaranya genit, seolah sedang menggoda gebetannya.

“Kenapa, nggak lihat aku semalaman aja udah kangen segitunya?”

Yang dia ucapkan sebenarnya isi hati sen...

Masuk dan lanjutkan membaca