Bab [134] Rias Wajah

Di sudut sebuah bar yang remang-remang di kawasan Senopati, tangan Lukman Limbong memainkan gelas whiskynya pelan-pelan.

Telepon dari Sinta Wijaya barusan sempat bikin darahnya berdesir, tapi file yang ia kirim sesudahnya—data tentang seorang perempuan bernama Vivian Qiana—langsung membuat tengkukn...

Masuk dan lanjutkan membaca