Bab [141] Pacar Pria

Arya Pradana muncul di depan kafe tepat saat itu juga. Begitu melihat Sari Wijaya menangis sesenggukan sampai bahunya bergetar, alisnya terangkat tipis. Tatapannya sempat berhenti sekejap di wajah perempuan itu, lalu beralih dingin ke arah Sinta Wijaya.

“Ada apa ini?” suaranya datar, nyaris tanpa e...

Masuk dan lanjutkan membaca