Bab [144] Pelacakan

“Kami juga ngerasa ada yang ngikutin.” Hati Sari Wijaya langsung mengencang. Dia segera ngasih tahu semuanya ke Nina Salim.

“Kita harus hati‑hati. Bisa jadi orangnya sama.” Suara Nina Salim tetap tenang, bahkan masih sempat bercanda sedikit. “Menurut kamu, jangan‑jangan itu Sinta Wijaya?”

“Belum t...

Masuk dan lanjutkan membaca