Bab [145] Kekecewaan

Di saat yang sama, Sari Wijaya dan Zahra lagi asyik keliling di sebuah toko mainan anak, milih-milih boneka dan puzzle warna-warni. Zahra tiba-tiba menunjuk seekor boneka plush berbulu lembut berbentuk kelinci, matanya langsung berbinar penuh keinginan.

“Ibu, aku mau yang ini!” Zahra menarik tangan...

Masuk dan lanjutkan membaca