Bab [148] Mimpi

Saat itu, pintu ruang UGD kembali terbuka. Dokter keluar dan langsung memotong pertengkaran mereka.

Sinta Wijaya segera menyongsong ke depan, untuk sementara menyingkirkan amarahnya kepada Bu Zega.

“Dok, gimana kondisi Arya sekarang?” tanya Sinta cemas.

“Pasien perlu istirahat total, untuk sement...

Masuk dan lanjutkan membaca