Bab [65] Menggali Makam

“Mulai.” Perintah tegas itu keluar dari mulut Arjuna Pradana.

Sari Wijaya hanya bisa mendengar suara palu dan pahat yang menghantam tembok batu, beberapa pengawal dengan keras memecahkan makam tersebut.

Pikiran Sari Wijaya kosong tidak berisi.

Dia berlutut di atas tanah yang dingin. Kedua tangan...

Masuk dan lanjutkan membaca