Bab [90] Buta

Di dalam kantor, Arya Pradana masih tenggelam dalam mimpi yang dipenuhi dengan bayangan Sari Wijaya, tanpa menyadari apa yang akan segera terjadi. Sinta Wijaya pelan-pelan menutup pintu. Senyum di wajahnya berubah menjadi licik, hatinya dipenuhi rasa puas yang tersembunyi. Dia bersiap melangkah ke R...

Masuk dan lanjutkan membaca