Bab [116] Peduli

Di balik layar komputer, aku menyaksikan Sari akhirnya terjatuh berlutut di sofa. Dadaku, tanpa terkendali, menusuk-nusuk dari belakang. Meski kupikir aku sudah bisa menerima semua ini, meski kupikir aku sudah sanggup menanggungnya, rasa sakit di hati ini tetap tak tertahankan. Seolah barang kesayan...

Masuk dan lanjutkan membaca