Bab [133] Pemerkosaan

Aku memeluk Sari, menunggu obat birahi perlahan-lahan bereaksi. Baru saja tanganku menyentuh tubuhnya, dia gemetar hebat. Saat itulah aku sadar—dia tidak tidur, mungkin hanya memejamkan mata untuk menenangkan efek mabuk. Aku menyembunyikan wajah di lehernya, menghirup wangi khas kulitnya.

Saat tang...

Masuk dan lanjutkan membaca